Intip Kesibukan Dapur Produsen Kue Keranjang di Surabaya Jelang Imlek

Ekonomi

Menjelang perayaan Imlek, suasana di dapur-dapur produsen kue keranjang di Surabaya terasa semakin hangat dan sibuk. Kue keranjang, atau yang dikenal juga sebagai nian gao, menjadi salah satu sajian wajib yang melambangkan kemakmuran dan keberuntungan di tahun baru China. Di kawasan Kya-kya Kembang Jepun, Surabaya, para pengrajin kue keranjang mulai bekerja ekstra sejak awal Januari untuk memenuhi lonjakan permintaan.

Salah satu produsen lokal, Ibu Lina, mengaku telah menerima pesanan hingga tiga kali lipat dibanding hari biasa. “Biasanya kami produksi 50 loyang per minggu, tapi sekarang bisa sampai 150–200 loyang,” ujarnya sambil mengaduk adonan ketan manis yang harum. Proses pembuatan kue keranjang sendiri membutuhkan ketelatenan—mulai dari merendam beras ketan, menggiling, mencampur dengan gula aren, hingga mengukus selama berjam-jam agar teksturnya kenyal dan legit.

Yang menarik, meski teknologi modern sudah banyak tersedia, sebagian besar produsen di Surabaya masih mempertahankan metode tradisional. Mereka percaya bahwa sentuhan tangan dan api kayu memberikan rasa autentik yang tak tertandingi. Tak hanya untuk konsumsi pribadi, kue keranjang juga menjadi hadiah populer bagi sanak saudara dan rekan bisnis.

Bagi Anda yang ingin merasakan nuansa Imlek yang kental sambil menikmati camilan lezat, jangan lupa cicipi kue keranjang buatan Surabaya. Dan jika Anda sedang mencari hiburan seru usai merayakan Imlek, kunjungi Joker11 untuk pengalaman bermain yang mengasyikkan!